Laka Maut di Trans Kalimantan, Pasutri Meninggal Usai Pikap Oleng Hantam Bus

R

Redaksi Borneonews

9 Agustus 2026 ยท 6 dibaca ยท 1 menit baca

Laka Maut di Trans Kalimantan, Pasutri Meninggal Usai Pikap Oleng Hantam Bus

Kecelakaan maut di Jalan Trans Kalimantan, Muara Kintap, Tanah Laut, menyebabkan pasangan suami istri meninggal setelah pikap bertabrakan dengan bus.

BORNEONEWS, Banjarmasin - Peristiwa kecelakaan lalu lintas maut terjadi di jalur Trans Kalimantan, Desa Muara Kintap, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, Minggu, 9 Agustus 2026. Insiden yang melibatkan satu unit bus dan sebuah mobil pikap ini mengakibatkan pasangan suami istri meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasangan suami istri yang menjadi korban jiwa dalam musibah tragis tersebut teridentifikasi bernama Sugiono (59) dan Sri Wahyuti (55), warga Landasan Ulin Barat.

"Warga pal 21 gang wangsa meninggal laki bini masih di RS Kintap," demikian laporan identitas dari jejaring relawan.

Detik-detik menegangkan sebelum tabrakan fatal tersebut terjadi sempat terekam secara jelas oleh kamera pengawas (dashcam) yang terpasang pada bagian depan bus. Dalam rekaman terlihat mobil pikap yang dikendarai korban meluncur dari arah berlawanan dan baru saja keluar dari area tikungan jalan. 

Namun secara mengejutkan, kendaraan pikap tersebut mendadak hilang kendali dan oleng melebar hingga masuk lajur  ke lajur bus yang sedang melaju dari arah berlawanan. Karena jarak yang sudah sangat dekat, benturan keras antara bagian depan bus dan kendaraan pikap tersebut tidak dapat terhindarkan lagi.

Dahsyatnya benturan membuat kondisi mobil pikap mengalami kerusakan amat parah hingga tergelincir dan terperosok ke tepi jalan. 

Peristiwa dramatis tersebut sempat menyedot perhatian para pengguna jalan yang melintas di kawasan. Sejumlah pengendara memilih menghentikan perjalanan mereka untuk melihat kondisi serta memberikan pertolongan awal, yang sempat menimbulkan kemacetan singkat di jalur tersebut.

Mengenai pemicu utama yang menyebabkan mobil pikap mendadak oleng usai keluar tikungan, pihak kepolisian dan aparat berwenang setempat hingga saat ini masih melakukan penyelidikan intensif serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan kronologi pasti penyebab kecelakaan fatal tersebut. (SABRIANOOR/j)

Bagikan:f๐•W